Perusahaan mobil China, BYD, mengakui telah mulai meninjau peta jalan jangka panjang untuk pengembangan bisnisnya di Indonesia. Kepala Pemasaran dan Komunikasi BYD Motor Indonesia mengatakan bahwa pengembangan ini termasuk penyediaan fasilitas stasiun pengisian daya di tempat umum, sehingga pada akhirnya dapat mendukung penggunaan kendaraan listrik sebagai alat transportasi sehari-hari. Mengenai fasilitas pengisian daya publik untuk kendaraan listrik, BYD sedang meninjau peta jalan jangka panjangnya. Mengingat hal ini juga berkaitan dengan investasi dan melibatkan prosedur tertentu dari pihak lain. Mengingat BYD baru mulai mengirimkan kendaraan ke konsumen dalam dua bulan terakhir, dalam menentukan rencana jangka panjang, perusahaan akan menyediakan wall charger bagi konsumen sehingga mereka dapat mengisi daya di rumah, sehingga tidak perlu repot mencari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) saat menggunakan kendaraan sehari-hari. Sebagai bagian dari strategi jangka pendek, mereka juga menyediakan pemasangan gratis langsung di rumah pelanggan. Selain itu, sebagian besar ruang pamer mereka juga dilengkapi dengan pengisi daya cepat DC 2-4 senjata di tempat parkir, yang merupakan fasilitas gratis yang dapat digunakan oleh merek apa pun. Sebelumnya, PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) memutuskan bahwa sejak Agustus 2024, fasilitas pengisian daya publik (SPKLU) mereka hanya dapat digunakan oleh merek Hyundai. Langkah ini merupakan upaya perusahaan untuk melindungi pengguna kendaraan listrik merek Hyundai dalam menggunakan fasilitas SPKLU di tengah menjamurnya merek kendaraan listrik di Indonesia. Hyundai adalah merek mobil yang paling aktif membangun fasilitas stasiun pengisian daya di Indonesia sejak 2022, dan saat ini unit SPKLU miliknya telah mencapai hampir 300 unit. Pemerintah meminta mereka untuk membuat infrastruktur khusus untuk merek mereka sendiri, dan Hyundai telah menjual lebih dari 10.000 kendaraan listrik, sekarang sudah mencapai 11.000 unit, sehingga sekarang mereka memprioritaskan konsumen Hyundai.