PT Inerco Global International dan PT Artas Energi Petrogas atau Indonesia Seamless Tube telah menandatangani perjanjian kerja sama operasional strategis untuk pabrik pipa seamless. Kerja sama ini bernilai 5 triliun Rupiah untuk mengoperasikan pabrik pipa seamless pertama di Asia Tenggara yang berlokasi di Kawasan Industri Krakatau Steel, Cilegon, Provinsi Banten.Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh CEO PT Inerco Global International dan CEO PT Artas Energi Petrogas. Dengan adanya dorongan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan produksi minyak, industri minyak dan gas bumi di Indonesia membutuhkan 500.000 ton pipa seamless per tahun.
Saat ini, Indonesia masih mengimpor pipa baja senilai 15 triliun Rupiah setiap tahunnya. Mereka berharap operasional pabrik seamless ini dapat menghemat devisa negara sebesar 15 triliun Rupiah. Proyek ini sejalan dengan visi hilirisasi yang digagas Presiden Jokowi, yaitu menjadikan Indonesia sebagai negara industri agar nilai tambah dapat beredar di dalam negeri. Kapasitas produksi PT Artas Energi Petrogas mencapai 250.000 ton per tahun. Namun, diakuinya karena bahan baku masih bergantung pada impor, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pabrik ini baru mencapai 43-50%. Target mereka adalah mencapai nilai TKDN hingga 95%.