Penjelasan Detail
Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) adalah salah satu organisasi masyarakat Tionghoa terbesar di Indonesia, didirikan pada 10 April 1999. Tujuan organisasi ini adalah memperjuangkan hak-hak sah warga Tionghoa Indonesia, mendorong integrasi etnis, dan memajukan pembangunan masyarakat Indonesia yang harmonis.
Struktur Organisasi
Organisasi nasional: Perhimpunan Indonesia Tionghoa memiliki cabang di 16 provinsi di seluruh Indonesia, dengan jumlah cabang kabupaten/kota mencapai 90. Selain itu, organisasi ini juga memiliki dewan pengawas dan dewan pengurus dengan hampir seribu anggota.
Kantor Luar Negeri:
1. Kantor Beijing
2. Kantor Guangzhou
3. Pada Maret 2024, Kantor Hainan Perhimpunan Indonesia Tionghoa didirikan, semakin mendorong pertukaran dan kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok.
4. Pada 6 Mei 2025, didirikan Kantor Jiangmen, Provinsi Guangdong
Kegiatan dan Prestasi Utama
Memperjuangkan Hak: Perhimpunan Indonesia Tionghoa secara aktif mendorong pemerintah Indonesia untuk mengesahkan Undang-Undang Kewarganegaraan tahun 2006 dan Undang-Undang Anti-Diskriminasi tahun 2008, yang menghapus ketentuan diskriminatif terhadap warga Tionghoa.
Pelayanan Sosial: Organisasi ini menyelenggarakan berbagai program pelayanan sosial, termasuk mendanai siswa non-Tionghoa untuk belajar di Tiongkok, menyediakan operasi katarak gratis, berpartisipasi dalam rekonstruksi pasca-bencana, yang mencakup 14 provinsi dan 52 kabupaten/kota di Indonesia.
Pertukaran Budaya: Perhimpunan Indonesia Tionghoa berkomitmen untuk mendorong pertukaran budaya antara Tiongkok dan Indonesia. Sejak tahun 2017, organisasi ini bekerja sama dengan Provinsi Guangdong dalam kegiatan pertukaran di bidang olahraga, pendidikan, dan lainnya. Pada Maret 2025, Perhimpunan Indonesia Tionghoa secara resmi mendirikan 'Pusat Pertukaran Budaya dan Pariwisata Indonesia-Tiongkok' yang bertujuan memperdalam kerja sama di bidang budaya dan pariwisata antara kedua negara.
Pendidikan Bahasa Mandarin: Organisasi ini aktif mendorong perkembangan pendidikan bahasa Mandarin, dengan menyediakan program beasiswa universitas gratis ke Tiongkok untuk membantu warga Tionghoa Indonesia belajar bahasa Mandarin.
Dampak Sosial
Pendirian dan perkembangan Perhimpunan Indonesia Tionghoa secara signifikan meningkatkan pengaruh politik warga Tionghoa di Indonesia. Hingga tahun 2023, jumlah anggota parlemen Tionghoa di DPR Indonesia telah meningkat menjadi 13 orang. Selain itu, organisasi ini juga mempromosikan integrasi multikultural masyarakat Indonesia melalui berbagai kegiatan.
Ketua Umum
Ketua Umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa saat ini adalah Huang Dexin, yang sejak menjabat pada tahun 2017 telah berkomitmen mendorong perkembangan organisasi ini.
Sebagai salah satu organisasi masyarakat Tionghoa paling berpengaruh di Indonesia, Perhimpunan Indonesia Tionghoa tidak hanya memainkan peran penting dalam memperjuangkan hak-hak warga Tionghoa, tetapi juga memberikan kontribusi positif dalam memajukan hubungan persahabatan antara Tiongkok dan Indonesia. Kontak:
Telepon: +212 664-682829
Email: dpp@inti.or.id
Situs Web: http://www.inti.or.id/
Alamat: RRWX+C48, RW.10, Gn. Sahari Sel., Kec. Kemayoran, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10610, Indonesia
