Deskripsi Detail
Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera (bahasa Indonesia: Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera) didirikan pada tahun 1999, dan merupakan perkumpulan legal Tionghoa pertama yang disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri Indonesia. Pada tahun 2008, untuk mempererat persatuan sesama Hakka di seluruh Indonesia dan meningkatkan koordinasi antar perkumpulan Hakka di berbagai daerah, 20 perkumpulan Hakka daerah memutuskan untuk membentuk Perhimpunan Hakka Indonesia. Presiden saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono, dua kali menerima pimpinan dari 30 perkumpulan Hakka di bawah Perhimpunan Hakka Indonesia, dan sangat memuji orang Hakka Indonesia. Ia menyerukan agar etnis Tionghoa bekerja sama dengan semua etnis di Indonesia untuk membangun negara. Selama bertahun-tahun, perkumpulan ini menjunjung tinggi tradisi baik kerukunan antar sesama, persatuan, cinta tanah air, aktif dalam kegiatan sosial, mengembangkan pendidikan bahasa Mandarin, mendirikan Sekolah Tiga Bahasa Chongde, dan kegiatannya semakin maju, terkenal di dalam dan luar negeri. Pada tahun 2014, Perhimpunan Hakka Indonesia