Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Beijing baru-baru ini pada acara “Dialog Bisnis Indonesia-China” yang diadakan di Changsha, Provinsi Hunan, China, secara aktif mempromosikan Kerangka Penyelesaian Mata Uang Lokal (LCT) Indonesia-China, menekankan pentingnya transaksi keuangan lintas batas yang efisien bagi internasionalisasi perusahaan. Acara ini diselenggarakan bersama oleh Kedutaan Besar Indonesia di China, Pusat Promosi Investasi Indonesia (IIPC) Kantor Beijing, dan dihadiri sekitar 200 pengusaha Indonesia-China. Dalam proses ekspansi internasional, perusahaan sering mengabaikan faktor kunci efisiensi transaksi keuangan lintas batas. Sistem keuangan yang efisien dapat membantu perusahaan menurunkan biaya, mengelola risiko, meningkatkan efisiensi operasional, sehingga kerja sama keuangan Indonesia-China sangat penting. Ia menjelaskan bahwa Bank Indonesia dan Bank Rakyat China telah menandatangani Kerangka Kerja Sama Penyelesaian Mata Uang Lokal Bilateral pada Mei 2025, yang memungkinkan perdagangan dan investasi kedua negara menggunakan Rupiah dan Yuan secara langsung, mengurangi ketergantungan pada mata uang pihak ketiga, secara signifikan meningkatkan efisiensi transaksi dan menurunkan biaya konversi. Karena perbedaan waktu hanya satu jam, penyelesaian mata uang lokal juga dapat mempercepat kecepatan kliring transaksi, meningkatkan kemampuan manajemen risiko nilai tukar perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi global, sehingga perusahaan dapat lebih fokus pada ekspansi dan kerja sama bisnis. Saat ini Kerangka Penyelesaian Mata Uang Lokal Indonesia-China terus berkembang, jumlah perusahaan yang berpartisipasi dan volume transaksi meningkat secara signifikan, dan China telah menjadi mitra utama dalam transaksi mata uang lokal di luar ASEAN. Selain itu, kedua negara sedang memperkuat interkonektivitas pembayaran digital lintas batas melalui sistem kode QR, memudahkan wisatawan, konsumen, dan pedagang untuk menyelesaikan transaksi menggunakan aplikasi pembayaran negara masing-masing, dan layanan terkait direncanakan akan terintegrasi dengan Alipay pada Mei 2026.