Berita 1 Februari – Berdasarkan perkembangan transaksi yang baru diungkapkan, GoTo, pemain terkemuka di bidang teknologi Indonesia, telah mengumumkan kepada dunia bahwa TikTok telah menyelesaikan akuisisi yang diumumkan pada Desember lalu. Detailnya, TikTok membayar 840 juta dolar AS untuk mengakuisisi 75,01% saham bisnis e-commerce Tokopedia milik GoTo.
Setelah akuisisi ini selesai, bisnis TikTok Shop di Indonesia akan bergabung sepenuhnya dengan Tokopedia. Entitas baru hasil penggabungan, PT Tokopedia, akan dikuasai oleh TikTok, dan TikTok juga berkomitmen untuk menginvestasikan lebih dari 1,5 miliar dolar AS ke PT Tokopedia di masa depan untuk mendukung perkembangan jangka panjangnya.
CEO GoTo, Patrick Walujo, menyatakan dukungannya terhadap kerja sama ini: “Kerja sama dengan TikTok yang berhasil ini akan membawa manfaat nyata bagi Indonesia serta usaha kecil dan mikro lokal.”
Menurut informasi dari ITBEAR Technology News, sebelumnya TikTok sempat mundur dari pasar e-commerce Indonesia karena kebijakan lokal, namun pada "Hari Belanja Online Indonesia" 12 Desember lalu, bisnis e-commerce TikTok kembali hadir. Wakil Menteri Perdagangan Indonesia, Jerry Sambuaga, juga dengan jelas menyatakan bahwa selama TikTok mematuhi peraturan dan prosedur yang berlaku di Indonesia, TikTok berhak bebas memilih untuk bekerja sama dengan platform e-commerce mana pun.
Namun, perlu dicatat bahwa pada akhir September 2023, Menteri Perdagangan Indonesia, Zulkifli Hasan, mengemukakan pandangan baru, bahwa "media sosial dan e-commerce harus dipisahkan, agar algoritma tidak dapat sepenuhnya dimanipulasi, sehingga data pribadi tidak dapat dimanfaatkan secara komersial." Pandangan ini mungkin akan berdampak pada kerja sama TikTok dan GoTo di masa depan.
Sumber informasi: ITBEAR Technology News
Berita 1 Februari – Berdasarkan perkembangan transaksi yang baru diungkapkan, GoTo, pemain terkemuka di bidang teknologi Indonesia, telah mengumumkan kepada dunia bahwa TikTok telah menyelesaikan akuisisi yang diumumkan pada Desember lalu. Detailnya, TikTok membayar 840 juta dolar AS untuk mengakuisisi 75,01% saham bisnis e-commerce Tokopedia milik GoTo.
Setelah akuisisi ini selesai, bisnis TikTok Shop di Indonesia akan bergabung sepenuhnya dengan Tokopedia. Entitas baru hasil penggabungan, PT Tokopedia, akan dikuasai oleh TikTok, dan TikTok juga berkomitmen untuk menginvestasikan lebih dari 1,5 miliar dolar AS ke PT Tokopedia di masa depan untuk mendukung perkembangan jangka panjangnya.
CEO GoTo, Patrick Walujo, menyatakan dukungannya terhadap kerja sama ini: “Kerja sama dengan TikTok yang berhasil ini akan membawa manfaat nyata bagi Indonesia serta usaha kecil dan mikro lokal.”
Menurut informasi dari ITBEAR Technology News, sebelumnya TikTok sempat mundur dari pasar e-commerce Indonesia karena kebijakan lokal, namun pada "Hari Belanja Online Indonesia" 12 Desember lalu, bisnis e-commerce TikTok kembali hadir. Wakil Menteri Perdagangan Indonesia, Jerry Sambuaga, juga dengan jelas menyatakan bahwa selama TikTok mematuhi peraturan dan prosedur yang berlaku di Indonesia, TikTok berhak bebas memilih untuk bekerja sama dengan platform e-commerce mana pun.
Namun, perlu dicatat bahwa pada akhir September 2023, Menteri Perdagangan Indonesia, Zulkifli Hasan, mengemukakan pandangan baru, bahwa "media sosial dan e-commerce harus dipisahkan, agar algoritma tidak dapat sepenuhnya dimanipulasi, sehingga data pribadi tidak dapat dimanfaatkan secara komersial." Pandangan ini mungkin akan berdampak pada kerja sama TikTok dan GoTo di masa depan.
Sumber informasi: ITBEAR Technology News