Hisense Group dan Danantara Investment Authority Indonesia resmi menandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama Strategis di Jakarta, mencapai konsensus kerja sama mendalam di seluruh bidang industri, teknologi, dan penelitian. Presiden Indonesia Prabowo dan Ketua Hisense Group hadir menyaksikan penandatanganan. Danantara Investment Authority, sebagai lembaga investasi nasional berwenang Indonesia, terutama mengelola BUMN lokal dan mengoperasikan proyek investasi strategis nasional, memiliki sumber daya dan kemampuan koordinasi kebijakan yang kuat.
Berdasarkan perjanjian, kedua pihak akan fokus pada implementasi manufaktur maju, transfer teknologi lokal, inovasi penelitian dan pengembangan, serta pengembangan kapasitas industri untuk berkolaborasi secara sinergis, berencana membangun pusat penelitian dan pengembangan teknologi standar tinggi di Indonesia, memperdalam inovasi teknologi lokal, sekaligus melatih tenaga profesional teknis, mendukung optimalisasi dan peningkatan struktur industri lokal Indonesia secara menyeluruh, serta memperkuat fondasi penetrasi jangka panjang Hisense di pasar Indonesia.
Sebagai grup industri teknologi terkemuka di dalam negeri, portofolio bisnis Hisense mencakup berbagai bidang seperti elektronik rumah tangga pintar, semikonduktor, energi cerdas, elektronik otomotif, dan tampilan laser, dengan 30 pusat penelitian dan pengembangan serta 37 basis manufaktur di seluruh dunia. Operasi lokal adalah strategi inti pengembangan luar negeri Hisense, dan pasar ASEAN merupakan bagian kunci dalam tata letak operasi regional globalnya. Implementasi kerja sama strategis ini berarti Hisense secara resmi menetapkan Indonesia sebagai pasar strategis jangka panjang inti dan hub industri bernilai tinggi, dan kedua pihak secara resmi membangun kemitraan strategis yang stabil dan berkelanjutan dengan sinergi multi-bidang. Setelah meresmikan basis produksi terbesar di luar negeri di Thailand tahun lalu, Hisense tahun ini fokus meningkatkan pasar Indonesia, tata letak industri global terus dipercepat.
Sebelumnya, Hisense telah berpartisipasi secara mendalam dalam proyek digitalisasi pendidikan nasional Indonesia, membantu meningkatkan infrastruktur informasi lokal dan mendorong distribusi sumber daya pendidikan yang merata. Hasil implementasi proyek diakui secara luas, dan konten kerja sama terkait akan dimasukkan ke dalam kerangka kerja sama baru ini untuk dilanjutkan. Ke depannya, Hisense akan mengandalkan teknologi matang, keunggulan rantai industri, dan pengalaman operasi global, dikombinasikan dengan sumber daya kebijakan lokal dan keunggulan pasar Indonesia, untuk mempercepat integrasi lokal teknologi, kapasitas, dan sumber daya manusia secara menyeluruh, mendorong ekspansi bisnis luar negeri berkualitas tinggi sambil memberikan dorongan kuat bagi pengembangan sinergis ekonomi riil dan industri digital Indonesia.
Hisense Group dan Danantara Investment Authority Indonesia resmi menandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama Strategis di Jakarta, mencapai konsensus kerja sama mendalam di seluruh bidang industri, teknologi, dan penelitian. Presiden Indonesia Prabowo dan Ketua Hisense Group hadir menyaksikan penandatanganan. Danantara Investment Authority, sebagai lembaga investasi nasional berwenang Indonesia, terutama mengelola BUMN lokal dan mengoperasikan proyek investasi strategis nasional, memiliki sumber daya dan kemampuan koordinasi kebijakan yang kuat.
Berdasarkan perjanjian, kedua pihak akan fokus pada implementasi manufaktur maju, transfer teknologi lokal, inovasi penelitian dan pengembangan, serta pengembangan kapasitas industri untuk berkolaborasi secara sinergis, berencana membangun pusat penelitian dan pengembangan teknologi standar tinggi di Indonesia, memperdalam inovasi teknologi lokal, sekaligus melatih tenaga profesional teknis, mendukung optimalisasi dan peningkatan struktur industri lokal Indonesia secara menyeluruh, serta memperkuat fondasi penetrasi jangka panjang Hisense di pasar Indonesia.
Sebagai grup industri teknologi terkemuka di dalam negeri, portofolio bisnis Hisense mencakup berbagai bidang seperti elektronik rumah tangga pintar, semikonduktor, energi cerdas, elektronik otomotif, dan tampilan laser, dengan 30 pusat penelitian dan pengembangan serta 37 basis manufaktur di seluruh dunia. Operasi lokal adalah strategi inti pengembangan luar negeri Hisense, dan pasar ASEAN merupakan bagian kunci dalam tata letak operasi regional globalnya. Implementasi kerja sama strategis ini berarti Hisense secara resmi menetapkan Indonesia sebagai pasar strategis jangka panjang inti dan hub industri bernilai tinggi, dan kedua pihak secara resmi membangun kemitraan strategis yang stabil dan berkelanjutan dengan sinergi multi-bidang. Setelah meresmikan basis produksi terbesar di luar negeri di Thailand tahun lalu, Hisense tahun ini fokus meningkatkan pasar Indonesia, tata letak industri global terus dipercepat.
Sebelumnya, Hisense telah berpartisipasi secara mendalam dalam proyek digitalisasi pendidikan nasional Indonesia, membantu meningkatkan infrastruktur informasi lokal dan mendorong distribusi sumber daya pendidikan yang merata. Hasil implementasi proyek diakui secara luas, dan konten kerja sama terkait akan dimasukkan ke dalam kerangka kerja sama baru ini untuk dilanjutkan. Ke depannya, Hisense akan mengandalkan teknologi matang, keunggulan rantai industri, dan pengalaman operasi global, dikombinasikan dengan sumber daya kebijakan lokal dan keunggulan pasar Indonesia, untuk mempercepat integrasi lokal teknologi, kapasitas, dan sumber daya manusia secara menyeluruh, mendorong ekspansi bisnis luar negeri berkualitas tinggi sambil memberikan dorongan kuat bagi pengembangan sinergis ekonomi riil dan industri digital Indonesia.